![]() |
Perkembangan Dancow yang melesat bagai roket tidak bisa tidak dirasakan oleh Nestle. Perusahaan raksasa itu pun berencana membuat satu perusahaan lagi di Indonesia. Tapi mau buat apa? Setelah diskusi panjang tanpa tidur selama beberapa hari, akhirnya mereka memutuskan untuk membuat perusahaan minuman cokelat.
Membuat sebuah perusahaan tidaklah seremeh membuat mi instant. Butuh ketelitian tinggi dan berbagai macam riset untuk meminimalisir masalah, karena bencana kecil saja bisa fatal akibatnya. Maka datanglah utusan dari perusahaan minuman cokelat ini ke perusahaan Dancow. Karena sama-sama dari Nestle, si Dancow menerimanya dengan baik.
"Hei, bagi rahasia dong, kenapa sih kok Dancow bisa sesukses ini di Indonesia?" kata X, utusan dari peruahaan cokelat.
"Hmm... Kamu sudah meneliti budaya Indonesia?" kata Mister D dengan nada menghakimi. Alisnya yang tebal mengernyit.
Tanpa menjawab sudah atau belum, si X langsung berceloteh, "menghormati orang yang lebih tua, tangan kanan lebih sopan, budaya kebersamaan, -"
"STOP!" teriak Mister D tiba-tiba, "Itu dia! Kebersamaan, alias kesatuan."
Lalu dengan bersemangat Mister D menjelaskan bahwa Dancow sukses karena slogannya. Slogan "Aku dan Kau suka Dancow" begitu mengena ke berbagai macam kalangan masyarakat di Indonesia. Saking mengenanya, bahkan orang dewasa yang sudah tidak mengonsumsi Dancow pun masih hafal dengan slogan tersebut. Sebenarnya kekuatan slogan ini ada pada kata "Aku dan Kau". Kata-kata itu sangat pas dengan budaya kesatuan Indonesia, sehingga seolah-olah Dancow ini adalah Indonesia. Makanya tidak heran jika Dancow sangat digandrungi di sini.
Bunyi nafas terengah-engah terdengar tepat pada saat Mister D selesai memberi penjelasan. Rupanya dia lupa untuk mengambil nafas saking bersemangatnya cerita. Sedangkan X masih terdiam di tempat sambil melongo, berusaha memproses data yang masuk.
Singkat cerita pembicaraan itu berlanjut ke sesi ngopi bareng dan ngobrol santai. Setelah itu X pamit pulang.
Setengah tahun setelah pertemuan penting tersebut, produk minuman cokelat buatan Nestle turun ke pasaran. Anak perusahaan Nestle, sang perusahaan multinasional, yang membuka perusahaannya di Jakarta ini menamai minumannya dengan patokan slogan "Aku dan Kau" milik Dancow.
Namanya adalah...... MILO! Yang merupakan cara baca dari Me, alias aku(Inggris) dan Loe alias kau(Jakarta).

